Tips Memilih Rumah di Bekasi yang Perlu Anda Tahu

Diposting pada 17 March 2021

Rumahbekasi.id, BekasiRumah menjadi salah satu kebutuhan manusia yang harus terpenuhi. Sementara luas lahan yang senantiasa berkurang, populasi manusia terus meningkat. Hal ini menyebabkan kelangkaan rumah dan meningkatkan harga jualnya dari tahun ke tahun.

Oleh karena itu, investasi rumah selalu menjadi salah satu investasi andalan masyarakat di Indonesia. Pasalnya, harga rumah yang terus meningkat menyebabkan keuntungan investasi rumah sangat menggiurkan. Salah satu lokasi rumah yang paling banyak diincar oleh para investor dan spekulan adalah kota-kota besar seperti Jakarta dan sekitarnya.

Sebagai Ibu Kota dan pusat pemerintahan serta Perekonomian, Jakarta dan sekitarnya memiliki daya tarik yang besar. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil DKI Jakarta mencatat ada sekitar 35.209 pendatang baru masuk ke Ibu Kota setiap usai Lebaran. Jumlah ini menyebabkan kebutuhan hunian kian bertambah penting.

Maka tidak mengherankan jika masyarakat mulai mencari lokasi hunian yang berada di kawasan pinggiran seperti Tanggerang, Bekasi, Depok, dan Bogor. Dari data pencarian rumah di berbagai kawasan di Jabodetabek tercatat bahwa Bekasi menjadi salah satu kawasan yang banyak diincari oleh pencari properti. Tren pencarian rumah di Bekasi meroket 115,2 persen secara kuartalan (q on q) dan 265,6 persen secara tahunan (y on y). Kepopuleran Bekasi ini menggeser kepopuleran Depok yang sebelumnya menjadi lokasi yang difavoritan oleh masyarakat pencari rumah.

Ada banyak alasan masyarakat memilih Bekasi menjadi kawasan favorit rumah mereka. Salah satu penyebabnya adalah pesatnya perkembangan infrastruktur di kawasan ini. Berbagai infrastruktur seperti Becakayu (Bekasi-Cawang-Kampung Melayu), light rail transit (LRT), dan rencana high speed train Jakarta – Bandung. Jaraknya yang tak jauh dari Jakarta dan kawasan industri Cikarang juga membuat Bekasi sangat strategis dan menjadi daya tarik banyak orang.

Namun jika Anda termasuk salah satu pencari rumah di kawasan Bekasi, Anda masih harus mempertimbangkan berbagai hal terlebih dahulu. Pesatnya pertumbuhan infrastruktur dan potensi investasi hunian harus disertai dengan analisis investasi yang baik. Dalam artikel ini, kami akan membagikan beberapa tips memilih rumah di Bekasi yang wajib Anda terapkan ketika memilih rumah di kawasan ini. Simak selengkapnya.

Perhatikan Lokasi

Bekasi menjadi salah satu kawasan rumah yang sedang banyak diminati oleh masyarakat. Namun sebelum Anda memutuskan untuk menjatuhkan pilihan pada sebuah unit rumah Anda harus menentukan kriteria lokasi yang paling banyak dicari oleh masyarakat. Beberapa kriteria seperti lokasi bebas banjir, dekat dengan sarana transportasi, dekat dengan berbagai sarana pendukung kegiatan menjadi hal yang wajib harus ada dalam kriteria lokasi yang Anda buat. Hal ini akan membuat lokasi rumah Anda lebih prospektif. Istilah prospektif bukan harus selalu identik dengan kisaran harga sangat mahal ataupun sangat murah. Biasanya hal ini lebih identik dengan daerah dimana banyak orang yang tertarik untuk bertempat tinggal di sana dengan berbagai macam alasan.

Oleh karena itu, carilah lokasi yang memiliki daya tarik yang spesial, ataupun dekat dengan transportasi umum seperti commuter line, sekolah, rumah sakit dan pusat perbelanjaan. Anda harus mencocokkan bujet yang dimiliki dengan daerah yang sedang dicari banyak orang untuk bertempat tinggal. Dengan cermat memilih lokasi maka Anda akan mendapatkan keuntungan investasi yang maksimal. Tidak hanya itu saja, pengalaman tinggal di rumah yang memiliki lokasi prospektif akan lebih nyaman jika Anda hanya memilih lokasi tanpa pertimbangan.

Kenali Mekanisme Pembayaran

Jika Anda telah menemukan lokasi rumah yang cocok dengan kriteria yang telah dibuat, selanjutnya Anda harus memahami dengan baik mekanisme pembayaran rumah tersebut. Hal ini menjadi penting, karena Anda akan paham biaya serta komitmen apa saja yang diperlukan dalam membeli rumah.

Ada setidaknya 2 macam biaya yang perlu dibayarkan, di antaranya: Booking fee atau lebih dikenal dengan NUP (Nomor Urut Pemesanan). Booking fee atau NUP merupakan pembayaran dalam bentuk sejumlah uang sebagai komitmen memesan unit properti tertentu. Untuk besaran biayanya, booking fee tidak memiliki patokan pasti, dan berbeda-beda di tiap jenis hunian maupun pengembang properti.

Biaya kedua yang harus dipertimbangkan dalam membeli rumah Bekasi adalah uang tanda jadi atau Down Payment. Sama halnya dengan booking fee, DP merupakan wujud dari bukti keseriusan pemesanan rumah yang diinginkan. Selain itu DP juga digunakan untuk mengikat harga yang sebelumnya sudah disetujui antara penjual dan pembeli properti. Untuk besaran biayanya bervariasi, pada umumnya mulai dari 10%, tergantung promo yang sedang berlangsung dari bank ataupun pengembang properti. Agar tidak terbebani DP, Anda dapat memilih bank atau pengembang properti yang mempunyai program keringanan kredit pembelian rumah.

Kenali Dengan Baik Pengembang Perumahan

Salah satu hal yang sangat penting lainnya yang harus dipertimbangkan adalah kredibilitas pengembang perumahan. Hal ini menjadi penting karena kualitas pengembang yang baik akan mencegah Anda dari kerugian transaksi. Banyak terjadi kisah konsumen properti yang dirugikan oleh pengembang. Oleh karena itu, dalam memilih rumah di Bekasi Anda harus mempelajari terlebih dahulu kredibilitas dan kualitas pengembang perumahan. Pastikan pihak pengembang atau developer yang dipilih merupakan pihak terpercaya. Hal ini bisa dipastikan dengan menggali informasi seputar track record project sebelumnya, apakah developer memiliki masalah atau terdapat kejanggalan pada proyek hunian yang sudah pernah dibangun? Bila tidak ada masalah, maka Anda dapat memilih produk hunian dari developer tersebut. Tapi, jangan lupa pastikan kembali produk hunian developer yang Anda pilih memiliki kisaran harga yang sesuai dengan budget yang Anda miliki.

Dengan mengetahui kualitas dan kredibilitas pengembang properti atau developer maka Anda sudah turut melindungi dana investasi yang dikeluarkan untuk rumah di Bekasi. Pemilihan pengembang menjadi prioritas yang perlu Anda masukan dalam kriteria pencarian rumah di Bekasi. Untuk memastikan kualitas pengembang Anda dapat melakukan riset kecil dengan bantuan media digital atau secara langsung mencari tahu legalitas proyek perumahan di Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat. Dengan demikian Anda akan lebih pasti dalam menginvestasikan dana rumah di Bekasi.

Lakukan Riset Pasar

Ketika Anda memutuskan untuk berinvestasi rumah di Bekasi tentu Anda telah memiliki tujuan yang jelas akan investasi tersebut. Misalkan Anda akan menempati rumah tersebut atau bahkan menyewakannya. Jika Anda berencana membeli properti untuk disewakan, pahami dulu tren pasar yang sedang berlangsung. Lakukan riset pasar dan pahami potensi keuntungan serta kerugian dengan banyak berkonsultasi dengan para ahli seperti di Nata Connexindo ataupun Prime360.

Dengan melakukan riset dan semakin banyak riset yang dilakukan maka kesempatan bisnis Anda berhasil akan semakin besar. Misalnya di tahun 2021 ini kondisi perekonomian sedang mengalami dampak COVID-19, apalagi kondisi pasar properti sedang mengalami kelesuan. Industri penyewaan turut terdampak namun banyak stimulus ekonomi yang diberikan misalkan pemotongan pajak, relaksasi bunga, dan relaksasi Down Payment (DP). Dengan berpegang pada informasi tersebut maka ini saat yang tepat untuk Anda memanfaatkan potongan harga dan promo sebanyak-banyaknya.

Tentukan Tipe Rumah

Menentukan tipe rumah juga merupakan salah satu langkah yang harus diambil saat memilih rumah di Bekasi. Tipe rumah akan mempengaruhi secara langsung bujet investasi yang dimiliki dan juga pasar yang dibidik. Pengembang properti umumnya memiliki beberapa produk hunian dengan tipe luas tanah dan bangunan yang berbeda-beda. Sebagai contoh, tipe rumah yang kini cukup populer adalah tipe 36, 45, 60, dan juga tipe 70. Untuk menentukan tipe rumah yang diinginkan Anda dapat mengecek produk rumah yang disediakan oleh developer pilihan, dan menentukannya berdasarkan dengan budget yang dimiliki. Dalam menentukan tipe rumah ini, pastikan Anda tidak memaksakan keinginan untuk memiliki rumah impian. Sebagai opsi agar tetap on budget,  Anda bisa memilih hunian dengan konsep rumah tumbuh yang memungkinkan untuk dibangun atau di renovasi di kemudian hari.

Tipe rumah juga akan menentukan siapa penyewa rumah Bekasi yang Anda miliki. Semakin mewah rumah maka semakin sempit target pasar yang Anda miliki. Namun di lain pihak rumah mewah akan mengalami kenaikan harga yang lebih tinggi dibandingkan dengan rumah sederhana. Oleh karena itu, menentukan tipe rumah harus disesuaikan secara matang dengan tujuan investasi rumah Bekasi yang sudah Anda tetapkan. Dengan demikian Anda akan lebih leluasa mengelola investasi rumah Bekasi yang Anda miliki.

Hindari Emosi dan Ambisi Berlebihan

Setiap orang tentu memiliki rumah impian dan setiap orang pasti menginginkan rumah yang ideal. Namun idealisme tersebut pasti akan banyak berbenturan dengan kenyataan. Kriteria rumah Bekasi yang dibuat bukan berarti kriteria yang rigid atau tak berubah. Anda dapat melakukan berbagai adaptasi dan perubahan sesuai dengan kenyataan di lapangan dengan tidak meninggalkan hal-hal penting yang menjadi komitmen Anda. Berdasarkan pengalaman para miliuner properti, Anda harus memahami bahwa bisnis ini tetap membutuhkan waktu agar mencapai pendapatan tinggi setiap bulannya. Begitu pula ketika Anda hendak menentukan tarif sewa yang sesuai.

Dengan adapatsi yang dilakukan maka Anda akan lebih fleksibel dalam menentukan harga, tipe, dan lokasi rumah. Umumnya, cara paling tepat untuk memberikan banderol harga adalah dengan berpatokan pada rental yield alias adalah pemasukan per tahun yang didapat berbanding dengan harga jual. Contohnya rumah baru di Ciputat, rental yield rata-rata adalah 5%. Maka dengan harga jual Rp500 juta, harga sewa yang pantas adalah Rp25 juta pertahun. Meski begitu, Anda bisa menambah harga sewa tersebut sedikit lebih tinggi sesuai dengan kebutuhan dan kondisi rumahnya. Jangan lupa untuk memperhitungkan biaya cicilan dan perawatan rumah yang harus digabungkan dalam harga final harga sewa.

Jangan Lupa Menawar Harga

Dalam setiap transaksi jual beli selalu terjadi tawar menawar. Hal ini bisa Anda manfaatkan untuk mendapatkan harga terbaik. Sebagai investor yang membeli properti untuk disewakan, Anda harus melakukan negosiasi harga seperti halnya menjadi pembeli properti pertama kali. Lakukan penawaran harga yang rendah dan jangan dengan mudah meninggikan penawaran. Ada banyak cara untuk memahami pasar sebelum melakukan negosiasi. Perkaya pengetahuan Anda seputar prospek dan kenaikan harga di kawasan tersebut. Dengan melakukan negosiasi dan penawaran, Anda akan memperbesar kemungkinan mendapatkan harga terbaik untuk rumah investasi di Bekasi. Banyak pengembang yang terbuka dengan negosiasi, oleh karena itu Anda harus mampu bernegosiasi dengan baik untuk mendapatkan harga rumah yang sesuai dengan bujet yang dimiliki. Dengan demikian investasi rumah di Bekasi akan semakin menguntungkan.

Pastikan Tidak Ada Kredit Macet

Setelah melakukan berbagai langkah tersebut, saatnya Anda melakukan deal atau akad jual beli. Di sini ada banyak pilihan pembayaran baik secara hard cash maupun mencicil. Apabila Anda hendak membeli rumah dengan cara mencicil, maka pastikan bahwa Anda ataupun pasangan tidak memiliki kredit yang macet pembayarannya. Apabila seseorang memiliki kredit macet akan lebih sulit mendapatkan approval pinjaman KPR dari bank. Hal ini terjadi karena pihak bank mempertimbangkan kemampuan dan kepatuhan Anda dalam membayar cicilan. Selain itu, pihak bank biasanya juga akan memperhitungkan jumlah utang maupun cicilan berjalan dengan  pendapatan Anda tiap bulannya, dan juga track record kredit macet jika Anda pernah mengalami sebelumnya.

Jika Anda memutuskan untuk membiayai investasi melalui KPR, Anda harus menambah pengetahuan tentang KPR dengan baik. Caranya bisa melakukan penjelajahan informasi secara digital atau berkonsultasi langsung dengan pakar di Prime360. Sebagai gambaran Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) merupakan produk pembiayaan untuk pembeli rumah dengan skema pembiayaan sampai dengan 90% dari harga rumah. Pada sistem ini, kita akan membayar rumah dengan cara mencicil tiap bulan kepada pihak bank. Lama cicilan atau tenornya beragam, dan dapat disesuaikan dengan kemampuan bayar masing-masing. Untuk mengajukan KPR, terdapat ketentuan standar yang harus dipenuhi meliputi usia <50 tahun ketika mengajukan permohonan KPR, fotokopi KTP, akta nikah atau cerai, kartu keluarga, surat keterangan WNI (untuk WNI keturunan), serta dokumen terkait rumah yang dijadikan agunan (SHM, IMB, PBB).

Kesimpulan

Melakukan investasi properti memang dapat mendatangkan keuntungan yang sangat besar. Namun investasi yang tidak disertai pertimbangan matang juga dapat berisiko menimbulkan kerugian. Dengan mengikuti lagkah-langkah diatas, Anda mampu mendapatkan investasi rumah di Bekasi yang paling menguntungkan.

Banyak faktor yang menjadikan Bekasi sebagai surga investasi rumah. Bekasi menjadi salah satu lokasi dan kawasan rumah yang diminati oleh masyarakat Indonesia. Berdasarkan Indonesia Property Market Index (RIPMI) 2020, prospek properti di Bekasi sangat menjanjikan. Jika di Q1 2017 median harganya hanya Rp7.916.667 per meter persegi, maka di Q1 2020 sudah menyentuh angka Rp8.888.889 per meter persegi. Dengan begitu terjadi kenaikan yang sangat signifikan dari Q1 2017 hingga Q1 2020 sebanyak 12,5%. Artinya Bekasi mulai difavoritkan banyak orang sebagai kawasan hunian. Hal ini terkait perkembangan kawasan dan semakin masifnya pembangunan infrastruktur di Bekasi.

Selain itu, Letaknya sangat dekat dengan ibu kota Jakarta, tepat di sebelah timur Jakarta. Berbatasan dengan Provinsi DKI Jakarta di barat, Laut Jawa di barat dan utara, Kabupaten Karawang di timur, Depok di barat daya, serta Kabupaten Bogor di selatan. Dengan lokasi yang sangat strategis ini tidak heran Bekasi menjelma menjadi kawasan perumahan favorit masyarakat Indonesia. Wilayah yang masuk menjadi bagian dari kawasan Jabodetabek ini juga makin mudah aksesnya. Dilintasi ruas jalan tol Jakarta-Cikampek dan jalur kereta api Jakarta-Surabaya. KRL Jakarta-Bekasi hanya tersedia sampai kawasan Bekasi barat. (ADR).

ImgWaNow